TentangBola.com, Malang – Malang United U-13 mendaftarkan 20 pemain yang telah memperoleh pengesahan untuk tampil di Piala Soeratin U-13 2026 Jawa Timur zona Kota Malang. Komposisi tim terdiri atas dua penjaga gawang, enam pemain bertahan, delapan gelandang, serta empat pemain depan dan sayap.
Danishwara Zakwan Wijanarko menjadi salah satu figur sentral di dalam skuad. Gelandang bernomor punggung 10 itu dipercaya mengenakan ban kapten sejak awal pertandingan ketika Malang United menghadapi UB 82 U-13 di ARG Soccer Field, Kabupaten Malang, pada 20 Juli 2026.
Delapan Gelandang Jadi Kekuatan Utama Malang United U-13
Lini tengah menjadi sektor dengan jumlah pemain terbanyak dalam daftar registrasi Malang United U-13. Tim asal Malang tersebut mempunyai delapan gelandang dengan karakter dan peran berbeda.
Selain Danishwara, sektor tengah dihuni Muhammad Hafizzul Raditya, Nayaka Abirama, Kaesya Ardhyasta Putra Prasetyo, Muhammad Aufar Arjuna, Kenzie Yafiq Bachtiar, Akbar Dwi Nur Rahman, serta Raja Antonius Belmiro. Beberapa nama dapat dimainkan sebagai gelandang sentral, gelandang kanan, maupun pemain tengah yang membantu serangan.
Secara komposisi, banyaknya pilihan di lini tengah memberi Malang United ruang untuk menyesuaikan permainan dengan karakter lawan. Tim dapat menambah pemain kreatif ketika membutuhkan gol atau memperkuat area sentral saat ingin menjaga keseimbangan.
Kedalaman tersebut juga penting dalam kompetisi kelompok usia. Rotasi tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga kondisi pemain, tetapi juga memberi kesempatan bertanding kepada lebih banyak anggota skuad.
Danishwara Dipercaya Memimpin Tim
Kepercayaan kepada Danishwara terlihat dalam pertandingan melawan UB 82 U-13. Ia memimpin Malang United sejak awal laga dan bermain bersama sejumlah pemain inti, seperti Arjuna Arya Wirasena Wijaya, Drajat Wibawa Surya Syahputra, Mochammad Oezil Sultan Almair, Kaesya Ardhyasta Putra Prasetyo, Muhammad Hafizzul Raditya, dan Kenzie Yafiq Bachtiar.
Malang United mampu menahan UB 82 tanpa gol sepanjang babak pertama. Pertandingan yang dimainkan selama 60 menit tersebut baru berubah pada menit ke-56, ketika Nabil Akmal Abrisam mencetak gol penentu kemenangan UB 82.
Kekalahan 0-1 memang belum menjadi hasil yang diharapkan. Namun, kemampuan menjaga kedudukan tetap imbang hingga empat menit terakhir memperlihatkan bahwa Malang United dapat bersaing dalam laga yang ketat.
Pada saat yang sama, pertandingan tersebut memberi bahan evaluasi. Konsentrasi pada fase akhir, efektivitas serangan, dan kemampuan memberikan respons setelah kebobolan menjadi beberapa aspek yang perlu ditingkatkan dalam pertandingan berikutnya.
Pilihan Pemain Tersedia di Setiap Lini
Malang United membawa dua penjaga gawang, yakni Arjuna Arya Wirasena Wijaya dan Jedija Benaya Agisay Herwiono. Keduanya menjadi pilihan untuk mengawal gawang selama kompetisi.
Di sektor pertahanan, Al Felizio Yuandyan Arthadyrga, Anggoro Whisnu Nugroho, dan Drajat Wibawa Surya Syahputra tercatat sebagai bek tengah. Sementara itu, Mochammad Oezil Sultan Almair dan Aditya Bhumyamca Czeivan Hadi beroperasi sebagai bek kanan, sedangkan Ubaydullah mengisi posisi bek sayap kanan.
Untuk membangun serangan, Muhammad Alben Abdullah dapat dimainkan sebagai sayap kanan. Hilmi Febry Ansyah memiliki kemampuan bermain sebagai sayap kiri maupun penyerang, sedangkan Baheera Altaf Al-Hasbi dan Moch. Arsyad Fairuz Al-Farisi tercatat sebagai pemain depan.
Komposisi tersebut memberi Malang United beberapa alternatif, terutama ketika tim membutuhkan perubahan pendekatan. Kehadiran pemain dengan kemampuan mengisi lebih dari satu posisi juga dapat membantu tim menghadapi jadwal kompetisi.
Daftar 20 Pemain Malang United U-13
Penjaga Gawang
1. Arjuna Arya Wirasena Wijaya
20. Jedija Benaya Agisay Herwiono
Pemain Bertahan
2. Al Felizio Yuandyan Arthadyrga
3. Anggoro Whisnu Nugroho
4. Drajat Wibawa Surya Syahputra
8. Mochammad Oezil Sultan Almair
11. Ubaydullah
15. Aditya Bhumyamca Czeivan Hadi
Gelandang
5. Muhammad Hafizzul Raditya
7. Nayaka Abirama
9. Kaesya Ardhyasta Putra Prasetyo
10. Danishwara Zakwan Wijanarko
12. Muhammad Aufar Arjuna
13. Kenzie Yafiq Bachtiar
17. Akbar Dwi Nur Rahman
19. Raja Antonius Belmiro
Penyerang dan Pemain Sayap
14. Muhammad Alben Abdullah
16. Hilmi Febry Ansyah
18. Baheera Altaf Al-Hasbi
23. Moch. Arsyad Fairuz Al-Farisi
Konsistensi Jadi Tantangan Berikutnya
Daftar 20 pemain memberi Malang United U-13 fondasi yang cukup untuk menjalani persaingan Piala Soeratin 2026. Akan tetapi, kedalaman skuad tetap harus diterjemahkan menjadi permainan yang konsisten di lapangan.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu aspek penting. Dalam pertandingan kelompok usia yang berlangsung singkat, peluang bersih tidak selalu datang berkali-kali. Setiap kesempatan harus dimanfaatkan dengan keputusan dan eksekusi yang tepat.
Konsentrasi sampai peluit akhir juga tidak kalah penting. Laga melawan UB 82 menunjukkan bahwa satu situasi pada menit-menit akhir dapat menentukan seluruh hasil pertandingan.
Malang United kini mempunyai pilihan pemain di setiap lini dan seorang figur pemimpin dalam diri Danishwara. Tantangan berikutnya adalah mengubah potensi tersebut menjadi performa yang stabil sepanjang Piala Soeratin U-13 2026.