Meet & Greet Malang Junior League 2025: Antusiasme Tinggi Sambut Kompetisi Bergengsi

Acara Meet & Greet serta Technical Meeting Malang Junior League 2025 berlangsung meriah di Hotel Ubud & Cottages, Malang pada Minggu (2/2). Acara ini dihadiri oleh perwakilan Askab Malang dan Askot Malang, serta dua sosok penting dalam penyelenggaraan liga, yakni Direktur Malang Junior League, Deny Herlambang, dan Direktur Teknik, Joko Susilo.

Visi dan Misi Malang Junior League 2025
Acara dimulai pukul 10.00 WIB, diawali dengan pemaparan visi dan misi Malang Junior League 2025 oleh Deny Herlambang. Dalam presentasinya, ia menegaskan bahwa liga ini hadir untuk menjadi wadah bagi talenta muda Malang Raya agar mendapatkan lebih banyak jam bermain dan pengalaman berharga.

Selanjutnya, Joko Susilo sebagai Direktur Teknik menjelaskan arah dan tujuan utama dari kompetisi ini. Ia menyoroti bagaimana Malang Junior League dapat menjadi fondasi bagi pemain muda yang ingin berkarier di dunia sepak bola profesional.

Dukungan Sponsor dan Komitmen Penyelenggaraan Liga
Pihak sponsor yang turut hadir dalam acara ini juga memberikan testimoni mengenai pentingnya kompetisi seperti Malang Junior League dalam pengembangan sepak bola usia muda. Mereka mengapresiasi penyelenggaraan liga yang semakin profesional dan sistematis.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peserta, acara ditutup dengan sesi launching jersey resmi tim-tim peserta Malang Junior League 2025.

“Malang Junior League 2025 kali ini diikuti oleh 56 tim yang berasal dari berbagai akademi dan SSB di Malang Raya. Kompetisi ini akan berlangsung dalam empat kategori usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16,” ujar Deny Herlambang.

Format Kompetisi: Sistem Penuh dengan Promosi-Degradasi
Malang Junior League 2025 akan menggunakan format kompetisi penuh dengan sistem promosi dan degradasi, menjadikannya semakin kompetitif dan menarik.

“Kami menerapkan format kompetisi penuh dengan sistem home tournament. Untuk musim ini, pertandingan akan digelar di lima lapangan berbeda. Jika tidak ada perubahan, laga pembuka akan berlangsung pada 9 Februari di Lapangan Undaan, Turen,” jelas Deny Herlambang.

Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan inovasi baru dalam sistem registrasi dan pendataan pemain.

“Kami menggunakan aplikasi berbasis online untuk mendata pemain dan mencegah pencurian umur. Dengan sistem ini, kami ingin menciptakan liga yang lebih kredibel dan berkualitas, serta benar-benar menjadi ajang pembinaan yang profesional,” tambahnya.

Harapan dan Antusiasme Menyambut Kickoff Liga
Dengan konsep kompetisi yang lebih profesional dan sistem pendataan yang ketat, Malang Junior League diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi liga usia muda di Indonesia.

Ajang ini bukan hanya sekadar turnamen, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang lebih serius bagi talenta muda Malang Raya.

Dengan kickoff yang semakin dekat, seluruh tim peserta kini bersiap untuk menghadapi persaingan ketat di musim kompetisi yang akan berlangsung selama 10 bulan ke depan.

Dukung Perjalanan Malang Junior League 2025!
Malang Junior League 2025 siap menjadi panggung bagi talenta muda berbakat di Malang Raya. Ikuti terus perkembangan liga dan dukung tim favorit Anda dalam perjalanan menuju prestasi tertinggi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *