Organisasi Bertahan yang Lebih Disiplin
Aspek bertahan Timnas Indonesia mengalami peningkatan signifikan di bawah Shin Tae-yong. Tim terlihat lebih kompak saat kehilangan bola, dengan jarak antar lini yang lebih terjaga. Pertahanan tidak lagi bergantung pada individu, melainkan kerja kolektif seluruh tim.

Pressing diterapkan secara terukur dan situasional. Dalam beberapa laga, Timnas Indonesia memilih bertahan di blok menengah untuk memancing lawan naik, sebelum melakukan tekanan dan transisi cepat. Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan taktik yang sebelumnya jarang terlihat dalam permainan tim nasional.