Transformasi Pola Pikir sebagai Titik Awal Perubahan
Perubahan paling mendasar yang dibawa Shin Tae-yong tidak langsung terlihat dari formasi atau skema permainan, melainkan dari pola pikir pemain. Ia menuntut pemain untuk memahami pertandingan sebagai proses yang terdiri dari berbagai fase: bertahan, transisi, menyerang, dan kembali bertahan. Setiap fase memiliki peran, tanggung jawab, dan prinsip yang harus dipatuhi.
Pola pikir ini mengubah cara pemain mengambil keputusan di lapangan. Pemain tidak lagi bergerak semata-mata mengikuti bola, tetapi berdasarkan ruang, posisi rekan setim, dan struktur tim. Kesadaran taktis ini menjadi fondasi utama sebelum sistem permainan yang lebih kompleks diterapkan.