David
OGC Nice mengalahkan Brest 2-1 di Stade Francis-Le Blé pada pekan kedelapan Ligue 1, Sabtu (24/10/2026) dini hari WIB. Gol Elye Wahi dan Sofiane Diop membalikkan keadaan, sebelum Yehvann Diouf menepis penalti pada menit ke-90+10 untuk menjaga kemenangan tim tamu.
Laga berlangsung Jumat malam waktu Prancis. Brest lebih dahulu unggul melalui Ludovic Ajorque pada menit ke-15, tetapi Nice membalas melalui Wahi pada menit ke-61 dan Diop pada menit ke-83. Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan selesai.

Kesalahan awal dibayar pada akhir laga
Ajorque membuka skor setelah menekan Diouf dan merebut bola ketika kiper Nice itu mencoba membangun serangan. Kesalahan tersebut membuat tim tamu tertinggal saat turun minum.
Diouf mendapat kesempatan menebusnya pada penghujung pertandingan. Isak Jansson melakukan pelanggaran terhadap Ibrahim Kanté sehingga Brest memperoleh penalti. Kenny Lala menjadi eksekutor, tetapi tendangannya digagalkan Diouf pada menit ke-90+10.
Laporan resmi OGC Nice mengonfirmasi rangkaian tersebut. Penyelamatan itu memastikan kesalahan pada awal laga tidak menjadi penentu hasil akhir. Kontribusi seorang penjaga gawang dalam pertandingan ini perlu dilihat dari kedua momen, bukan hanya dari gol yang lebih dahulu bersarang.
Wahi dan Diop mengubah keadaan
Wahi menyamakan kedudukan dengan meneruskan sepak pojok Amoura. Nice kemudian memperoleh gol kemenangan melalui Diop, yang masuk sebagai pemain pengganti. Tembakan menyilangnya menaklukkan Egil Selvik pada menit ke-83.
So Foot mencatat gol kedua itu berawal dari kehilangan bola Bradley Locko di dekat area pertahanan Brest. Setelah upaya Wahi dihentikan, Diop mengambil kesempatan untuk melepaskan penyelesaian yang menentukan.
Perubahan skor menjelaskan betapa mahalnya kehilangan bola pada fase akhir pertandingan. Brest masih unggul hingga memasuki satu jam laga, tetapi dua penyelesaian Nice mengubah situasi. Tuan rumah kemudian harus menggantungkan peluang menyamakan kedudukan pada penalti yang akhirnya gagal.
Poin tandang pertama bagi Nice
Kemenangan ini menghasilkan poin tandang pertama Nice di Ligue 1 musim ini. Statistik dalam laporan klub menunjukkan tim tamu mencetak dua gol dari dua tembakan tepat sasaran, sementara Brest membukukan tujuh tembakan tepat sasaran.
Angka tersebut menggambarkan efektivitas Nice dalam pertandingan ini, bukan bukti bahwa peluang kedua tim mempunyai kualitas yang sama. Hasil akhirnya ditentukan oleh keberhasilan memanfaatkan kesempatan dan penyelamatan pada momen terakhir. Untuk Brest, keunggulan lebih awal serta kesempatan dari titik penalti belum cukup untuk mengamankan poin.